Bab Ilmu : Larangan Berdebat Dan Bertengkar Khususnya Dalam Al Quran

LIVE ! Kuliah Mingguan Maghrib Mingguan Setiap Khamis | 23 Mac 2017 / 24 Jamadil Akhir 1438H | Bab Ilmu : Larangan Berdebat Dan Bertengkar Khususnya Dalam Al Quran | Masjid Al Muhammadiah Guar Gajah Arau Perlis | Kitab Ensklopedia Larangan Menurut Al Quran Dan As Sunnah | Karangan Sheikh Salim Bin ‘Ied al Hilali | By Ust Mohd Umar Bin Ahmad (Abu Fawwaz)

Bab Ilmu : Larangan Berdebat Dan Bertengkar Khususnya Dalam Al Quran

“Dan di antara manusia ada yang perbicaraannya tentang kehidupan dunia mengagumkan engkau (Muhammad), dan dia bersaksi kepada Allah mengenai isi hatinya, padahal dia adalah penentang yang paling keras. Dan apabila dia berpaling (dari engkau), dia berusaha untuk berbuat kerosakan di bumi, serta merosak tanam-tanaman dan ternakan, sedang Allah tidak menyukai kerosakan.” (Al-Baqarah:204-205)

“Dan sungguh, telah Kami mudahkan (al-Quran) itu dengan bahasamu (Muhammad), agar dengan itu engkau dapat memberi khabar gembira kepada orang-orang yang bertaqwa, dan agar engkau dapat memberi peringatan kepada kaum yang membangkang.” (Maryam : 97)

.”… Mereka tidak memberikan (perumpamaan itu) kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.” (Az-Zukhruf) : 58)

Diriwayatkan dari Abu Umamah r.a., ia berkata: “Rasulullah saw .bersabda, “Tidaklah sesat suatu kaum setelah mendapat petunjuk kecuali karena mereka gemar berdebat. Kemudian Rasulullah membacakan ayat, “Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.” (Az-Zukhruf: 58).” (Hasan, HR Tirmidzi [3253], Ibnu Majah [48], Ahmad [V/252-256], dan Hakim [II/447-448])

“Dan janganlah kamu berbahas dengan ahli Kitab melainkan dengan cara yang lebih baik, kecuali orang-orang yang berlaku zalim di antara mereka; dan katakanlah (kepada mereka): “Kami beriman kepada (Al-Quran) Yang diturunkan kepada kami dan kepada (Taurat dan Injil) Yang diturunkan kepada kamu; dan Tuhan kami, juga Tuhan kamu, adalah satu; dan kepadaNyalah, Kami patuh Dengan berserah diri.” (Al-Ankabuut : 46)

Diriwayatkan dari Abu Ustman an-Nahdi, dalam sebuah hadist lain, ia berkata, “Aku duduk di bawah mimbar Umar, saat itu beliau sedang menyampaikan khutbah kepada manusia. Ia berkata dalam khutbahnya, Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Sesungguhnya, perkara yang sangat aku takutkan atas ummat ini adalah orang munafik yang lihai bersilat lidah’.” (HR Ahmad)

www.omaQ.org | 0122959037 | LIVE MyKuliah @ FACEBOOK https://www.facebook.com/MrOmaQ

Share on Facebook

Leave a Comment